Ikan Patin Albino, Ikan Hias yang Bisa Berukuran Jumbo

Meskipun memiliki nilai ekonomis tinggi di kalangan masyarakat, ternyata patin juga jadi incaran para kolektor ikan hias. Apalagi jenis ikan patin albino yang memiliki tampilan unik dengan warna dasar putih yang cerah.

Ada yang bilang jika harga ikan patin albino sangat mahal dan pemeliharaannya sangat sulit. Tapi apa benar demikian? Mari kita bahas satu persatu. 

Ikan Patin Secara Morfologi dan Taksonomi

Ikan Patin Albino - Ikan Patin Albino - Photo by Google
Ikan Patin Albino – Ikan Patin Albino – Photo by Google

Berdasarkan bentuk fisiknya, ikan asli perairan Indonesia ini cukup unik. Bentuk kepalanya cenderung mengecil. Sementata bentuk mulutnya condong ke bawah dan memanjang, menandakan jika ikan patin terbiasa hidup di dasar perairan. 

Dari tampilan depannya, ikan patin memiliki dua pasang kumis yang berperan sebagai indera peraba. Dari atas dan bawah, ikan patin memiliki patil sebagai alat pertahanan apabila ia merasa terancam. Biasanya, patil ini akan melukai mangsanya. 

Selain dari bentuknya, ukuran ikan ini juga cukup menarik perhatian. Kenapa? Sebab, ikan patin dapat tubuh hingga 120 cm atau 1,2 meter. 

Secara lebih lengkap, taksonomi ikan patin sendiri adalah sebagai berikut.

  • Nama lokal : Ikan patin
  • Bahasa Inggris : Catfish
  • Spesies : Pangasius hypophthalmus
  • Genus : Pangasius
  • Famili : Pangasidae
  • Sub-ordo : Siluroidea
  • Ordo : Ostariophysi

Patin Albino, Jenis Patin Primadona Kolektor Ikan Hias

Patin Albino - Ikan Patin Albino - Pict by Google
Patin Albino – Ikan Patin Albino – Pict by Google

Di Indonesia, sebenarnya ada banyak jenis ikan patin. Mulai dari jenis yang original, sampai hasil penyilangan. Termasuk salah satunya jenis ikan patin albino

Sebenarnya ikan patin hias albino sama saja dengan jenis ikan patin lainnya, terutama patin yang berwarna hitam. Hanya saja, warna tubuhnya dominan putih, sehingga banyak pecinta ikan hias menyukainya. Baik untuk pemeliharaan di kolam maupun akuarium. 

Namun, ternyata tingkat ketahanan ikan patin albino ini lebih unggul daripada jenis ikan patin biasa. Selain dari segi tampilan, mungkin ketahanannya ini yang menyebabkan harganya bisa lebih mahal daripada jenis ikan patin biasa.  

Tips Pemberian Pakan untuk Patin Albino 

Pemberian pakan untuk ikan patin albino akan sangat berpengaruh pada kualitas dan kuantitas pembudidayaan/pemeliharaan. Oleh sebab itu, sebaiknya kita memberikan pakan dengan kandungan nutrisi terbaik. 

Ikan patin albino sendiri masuk dalam kategori ikan pemakan segala atau omnivora. Dengan demikian, Anda bisa memberinya pakan alami maupun pakan buatan.

1. Pakan Alami

Anda bisa memberi pakan ikan patin albino dengan berbagai jenis bahan alami. Misalnya seperti potongan ikan kecil, berbagai jenis bijian, detritus, moluska, atau udang kecil.

Baca juga  Harga Ikan Arwana Silver 30 Cm, Cantik dan Elegan

2. Pakan Buatan

Pakan buatan merupakan hasil ransuman beberapa bahan dasar pembuatannya, baik dari hewan maupun tumbuhan. Berbagai bahan dasar ini melalui proses pengolahan menjadi bentuk tertentu. Bisa berupa pelet, cairan, lembaran, bahkan tepung. 

Pertanyaannya, bagaimana cara memberikan pakan untuk patin? Terlebih lagi ada makanan alami dan buatan. Mana yang sebaiknya kita prioritaskan? 

Agar pemberian pakan keduanya tetap seimbang, takarannya meliputi:

  • Takaran pakan alami 50%-50% pakan buatan.
  • Takaran pakan alami 75%-25% pakan buatan.

Pembagian ini bisa Anda berikan setiap sekali makan atau dalam satu hari. Misalnya seperti pagi dengan pakan alami dan sore campuran antara pakan alami dan pakan buatan. 

Pertumbuhan Ikan Patin Albino

Pertumbuhan ikan patin bisa terjadi akibat dua faktor, yaitu faktor eksternal dan internal. Pertumbuhan ikan patin secara internal mendapatkan pengaruh dari genetik, kemampuan pemanfaatan makanan, ketahanan pada suatu penyakit, hormon, umur, dan masih banyak lagi. 

Sementara itu, faktor eksternal yang dapat mempengaruhi pertumbuhan ikan patin albino adalah kepadatan penebaran, kualitas dan jumlah pakan, dan ruang gerak yang memadai. Secara khusus, ternyata pertumbuhan ikan patin juga mendapatkan pengaruh dari suhu lingkungan air. 

Berbicara tentang pertumbuhan ikan patin, apakah ikan patin jantan dan betina memiliki kesamaan? Ternyata tidak.

Ikan patin jantan umumnya memiliki masa pertumbuhan yang lebih cepat daripada ikan patin albino betina. Meski demikian, lagi-lagi suhu jadi salah satu penentu antara keduanya. Apalagi di iklim tropis yang hangat, perkembangan telur dan sperma ikan patin ternyata lebih cepat. 

Ikan Patin Albino Terbesar

Ikan patin sebenarnya memang bisa tumbuh hingga ukuran 120 cm. Namun, rata-rata ikan patin albino hias tidak mencapai ukuran itu. Apalagi statusnya ikan hias yang bisa saja menuntut ruang besar untuk menampungnya. 

Sejauh ini, rata-rata ukuran ikan patin albino yang paling diminati adalah ukuran 10-30 cm. Meski demikian, ada beberapa orang yang berhasil merawat ikan patin albino hingga ukuran raksasa, bahkan panjangnya mencapai 70 hingga 80 cm. 

Patin Albino 80 Cm, Berapa Harganya?

Dari situs belanja daring BukaLapak, terdapat postingan toko yang menjual ikan patin albino jumbo yang memiliki ukuran tinggi 80 cm. Toko ini berasal dari kota Palembang.

Dalam postingan produk berupa ikan patin albino tersebut, owner mematok harga patin albino jumbo mencapai Rp350.000 per ekornya. Dengan harga ini, Anda bisa mendapatkan ikan patin albino berukuran hingga 80 cm dan bobot mencapai 7 kg.

Harga Ikan Patin Albino

Harga ikan patin albino sendiri sebenarnya cukup bervariasi. Bisa bergantung pada ukuran dan kualitas pengembangbiakannya. Secara umum, berikut ini daftar harganya. 

NamaUkuranHarga
Patin Albino25 cmRp40.000
Patin Albino 5/9 cmRp35.500
Patin Putih Albino15-17 cmRp 99.999
Tabel Harga Ikan Patin Albino

Sama seperti jenis ikan arwana silver albino, ikan patin dengan jenis albino juga banyak diminati oleh kolektor ikan hias. Jika Anda tertarik untuk mengoleksi ikan patin albino, Anda bisa memberinya makan secara teratur agar latin dapat tumbuh dengan sehat.

Tentang Artikel Ini

Yuk, Kunjungi Website Kami Lainnya

Balena ID - balena.id - Photo by Marlon Martinez on Pexels
Balena IDbalena.id – Photo by Marlon Martinez on Pexels

Selamat ya, anda udah berhasil selesai membaca artikel yang kami sajikan di atas. Tentu, perjuangan yang sangat panjang, lama dan melelahkan sekali untuk bisa melahap semua informasi di atas.

Semoga saja, anda bisa mendapatkan informasi yang anda cari, temui, butuh, ingin tahu, investigasi, setelah membaca artikel kami.

Terima kasih karena anda telah mau berkunjung ke website kami ini, dan memberikan kesempatan kepada kami untuk menyajikan dan memberikan informasi yang anda perlukan dari sekian banyak pilihan dari hasil penelusuran Google.

Kami tahu, artikel yang kami buat ini tidak sempurna, masih banyak salahnya dan masih banyak kekurangan nya. Oleh karena itu, kami memerlukan kritik, saran, komentar yang membangun dari para pembaca.

Agar kami bisa meningkatkan kuantitas, kualitas dari artikel – artikel yang kami buat di website – website kami, dan tentu saja bisa selalu improve dari waktu ke waktu. Semua demi kenyamanan para pembaca sekalian.

Saat ini anda telah masuk pada paragraf Yuk, Kunjungi Website Kami Lainnya. Paragraf ini memang kami sengaja buat untuk mempromosikan berbagai website yang masih dalam 1 grup kami, dengan topik dan niche yang berbeda – beda.

Itu semua kami lakukan demi memudahkan masyarakat dalam mencari informasi yang akurat, valid, tepat, nyaman dibaca, sesuai fakta dan informatif.

Selain itu juga sebagai kampanye untuk meningkatkan minat baca masyarakat yang semakin tahun semakin berkurang , apalagi untuk generasi muda zaman sekarang yang memang lebih doyan dan suka konten dalam bentuk video.

Walaupun begitu, tidak semua informasi bisa disajikan dengan mudah dan lengkap seperti di video, misalkan artikel tutorial, tentukan lebih mudah dalam bentuk tulisan.

Kan sulit ya kalo misal kita mengikuti tutorial melalui video, pause-play, pause-play itu yang kadang bikin penulis kesel. Dari situlah, penulis berpikir pasti masih ada saja masyarakat yang membutuhkan informasi dalam bentuk teks dan gambar.

balanar.id - balanar.id - Photo by Matthew Montrone
Balanar IDbalanar.id – Photo by Matthew Montrone

Berikut beberapa website yang masih dalam 1 grup kami

balena.id, balena.id ini adalah website yang kami memang sengaja buat untuk memberikan informasi tentang harga berbagai hal, produk, benda, hewan, tumbuhan, dan lain sebagainya dalam internet.

Hal ini diawali penulis yang kesulitan untuk mencari informasi Harga Kucing Munchkin, padahal penulis pengen banget lho mengadopsi Kucing Munchkin.

Baca juga  4 Jenis Ikan Parrot Populer, Memikat Hati Para Pehobi

Cuman kan, informasi ini tidak semua orang tahu, dan ngerti, serta detail – detail lain nya juga masih rahasia, padahal informasi – informasi itu sangat berkaitan dengan Harga Kucing Munchkin itu.

Dari situ, penulis tergerak untuk membangun website ini untuk membantu orang – orang dalam mencari informasi harga – harga tersebut, tapi yang akurat, valid, benar, dan bisa diterima masyarakat.

Tapi tidak menutup kemungkinan bahwa, website ini akan berubah haluan nya untuk membahas hal lain, tentu saja itu dilakukan setelah melakukan pertimbangan dari berbagai masukan baik dari teman dekat, pacar, maupun orang tua.

Kenapa orang tua juga perlu, ya namanya orang tua juga pengen anaknya nggak kenapa – kenapa, tentu khawatir jika melakukan hal yang melanggar hukum, tentu sedih orang tua kita.

Apalagi semakin hari, semakin tua, dan bisa saja meninggalkan kita kapanpun, dimanapun dan dalam kondisi apapun.

Soalnya kan, ada tuh sekarang Undang Undang Informasi dan Transaksi Elektronik yang membuat orang lebih aware, lebih waspada, tahu batasan, tahu kondisi, tahu konteks, tahu makna dari konten yang di produksi.

Karena, kembali lagi tidak semua orang bisa menerima, walaupun mungkin Negara Indonesia ini Negara Demokratis, ada yang namanya kebebasan berpendapat, bersuara, mengungkapkan ide, gagasan, dan pendapat.

Tapi tetap, yang namanya hidup, ada beberapa hal yang tidak harus diungkapkan apalagi ke media sosial, ke TikTok, ke Instagram, ke Facebook, ke Internet, apalagi menyangkut SARA, tentu sangat berbahaya, menyinggung banyak orang, khawatirnya berujung kehilangan nyawa.

Ya tahu lah, yang namanya manusia tentu berbeda – beda sifatnya. Kita mewanti – wanti saja, Warning ini tentu dijadikan patokan bagi penulis untuk menulis artikel yang tidak menyinggung SARA, takut ah.

Penulis nggak mau melakukannya, lebih baik penulis membuat artikel dengan tema umum saja, lebih tenang daripada diteror terus sama orang.

Semoga dengan adanya tukar pikiran seperti ini, para pembaca juga lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan internet lebih umumnya.

Terus balanar.id, balanar.id ini masih belum diluncurkan oleh penulis, cuman ada sih beberapa ide niche dan topik yang akan ditampilkan dalam website ini.

Cuman penulis, masih belum ada waktu, ditunggu ya, launching websitenya, jangan lupa, stay terus di balena.id

You cannot copy content of this page