Ikan Red Tail Catfish, Lele Cantik Predator Super Jumbo

Pernah tahu spesies lele cantik yang menarik dan super besar? Dia adalah ikan red tail catfish, spesies lele berkumis panjang, memiliki perut berwarna putih, dan ekor yang merah indah.

Dari artikel ini Anda bisa mengetahui banyak hal tentang jenis ikan lele ini. Mulai dari makanan sehat untuk ikan ikan red tail catfish, cara membedakan red tail catfish jantan dan betina serta harganya.

Pada akhirnya, Anda bisa membuat keputusan tepat untuk memeliharanya atau tidak.

Mengenal Ikan RTC dan Habitatnya

Mengenal Ikan RTC dan Habitatnya - Ikan Red Tail Catfish - Photo by DeviantART on Pinterest
Mengenal Ikan RTC dan Habitatnya – Ikan Red Tail Catfish – Photo by DeviantART on Pinterest

Red tail catfish (Phractocephalus Hemioliopterus), habitat aslinya dari lembah sungai Essequibo, Amazon, dan Orinoco di Benua Amerika Selatan. Termasuk ikan hias air tawar yang hidup di lingkungan tropis.

Jadi Anda bisa menemukan ikan red tail catfish di sungai dan danau, karena mereka tidak bisa hidup di berbagai jenis air asin.

Termasuk anggota famili Pimelodidae dan nama lainnya yaitu Banana Catfish dan South American Red Tailed Catfish.

Di habitat aslinya, ikan red tail catfish biasa bersembunyi di gua dan keluar saat malam hari untuk mencari mangsa. Menariknya, ikan ini mampu hidup di air yang keruh.

Mereka tidak mengejar mangsa dengan penglihatannya, tapi dengan mengikuti zat kimia yang ditinggalkan mangsa.

Maka dari itu, jika Anda memelihara ikan RTC, pastikan Anda menambahkan tempat persembunyian yang pas untuk ikan ini. Meskipun bukan perenang aktif, Anda bisa melihatnya bergerak ke sana kemari ketika malam hari.

Pakan Ikan RTC dan Cara Memberi Makan

Pakan Ikan RTC - Ikan Red Tail Catfish - Photo by Karib Nation on Pinterest
Pakan Ikan RTC – Ikan Red Tail Catfish – Photo by Karib Nation on Pinterest

Perlu diingat, ikan red tail catfish adalah omnivora, jadi lebih suka makan daging.

Namun di alam, pakan ikan RTC sangat beragam, mereka bisa memakan apa saja yang ditemukan, tidak menutup kemungkinan melahap kayu bahkan kerikil.

Biasanya mereka menyantap ikan yang lebih kecil, tumbuh-tumbuhan yang ada di sekitarnya, serangga, cacing, bahkan buah yang jatuh ke air.

Anda bisa memberinya makan berupa udang, potongan daging, pelet, dan makanan beku.

Meskipun termasuk pemakan yang rakus, tapi tidak disarankan memberi makan yang berlebihan. Karena mereka akan merasa lelah atau lesu dan membutuhkan waktu untuk mencerna makanannya.

Biasanya, mereka akan cenderung lebih pendiam lagi jika sudah terlalu kenyang.

Baca juga  Harga Ikan RTC Predator, Ikan Hias Jenis Omnivora

Ketika masih remaja, beri makan setiap hari dengan porsi yang cukup. Kemudian jika sudah menginjak dewasa, cukup berikan makan besar satu kali setiap minggunya.

Perlu diingat, jika Anda memelihara ikan red tail catfish, pastikan makanan yang Anda berikan sudah bersih dan aman. Makanan yang kotor bisa berdampak buruk pada kesehatan ikan Anda.

Jika ingin memberinya tankmate, tambahkan hewan yang lebih besar dari mulut ikan red tail catfish. Contohnya, Pacu, Peacock bass, cichlids, lele, pari, dan penyu.

Ikan Red Tail Catfish Terbesar

Ikan Red Tail Catfish Terbesar - Ikan Red Tail Catfish - Photo by Zepp wuffarev on Pinterest
Ikan Red Tail Catfish Terbesar – Ikan Red Tail Catfish – Photo by Zepp wuffarev on Pinterest

Ikan red tail catfish adalah ikan hias predator yang memiliki ukuran sangat besar. Bahkan panjangnya bisa mencapai 1 meter dan berat 80 kg.

Tingkat pertumbuhannya sangat cepat jadi tidak butuh waktu lama bagi mereka untuk tumbuh sebesar itu. Masa hidupnya juga panjang, yaitu 15-20 tahun lamanya.

Jadi, tidak perlu khawatir Anda akan segera kehilangan RTC kesayangan Anda.

Di alam, red tail catfish terbesar bisa mencapai berat 180 pon dan panjang lima kaki.

Bagaimana cara membedakan ikan RTC jantan dan betina?

Cara membedakan ikan RTC jantan dan betina bisa dilihat dari warna ekornya. Ikan red tail catfish jantan memiliki ekor yang lebih merah cerah dari betina, karena ekor RTC betina warnanya lebih merah pucat.

Harga Ikan Red Tail Catfish

Berapa harga ikan red tail catfish platinum dan red tail catfish baby sampai ukuran 20-30 cm?

1. Harga Ikan RTC Platinum

Ikan red tail catfish platinum memiliki ciri-ciri yang lebih menarik sehingga harganya lebih mahal. Bahkan ada dibanderol sampai harga belasan juta rupiah.

Berikut kisaran harga ikan RTC platinum:

Jenis Ikan RTC PlatinumUkuran / BeratHarga
Baby RTC platinum5-6 cmRp50.000
RTC platinum remaja30 cmRp7.500.000
RTC platinum18-20 cmRp7.650.000 – Rp8.000.000
RTC platinum rare hitam25-30 cmRp11.000.000
RTC platinum grade A55 cmRp17.500.000
Tabel Harga Ikan RTC Platinum

2. Harga Ikan RTC 20 Cm

Daftar harga ikan RTC 20 cm sampai 30 cm:

Jenis Ikan RTCUkuran / BeratHarga
RTC baby5-6 cmRp108.000 – Rp139.000
RTC12-15 cmRp55.000 – Rp100.000
RTC18-20 cmRp180.000 – Rp270.000
RTC20-22 cmRp250.000 – Rp300.000
RTC25 – 30 cmRp450.000 – Rp500.000
RTC snow12 cmRp12.000.000
RTC short body10-12 cmRp1.250.000
RTC short body18-20 cmRp700.000
Tabel Harga Ikan RTC Semua Ukuran

Ikan air tawar ini cukup besar dan membutuhkan kapasitas penyimpanan yang luas. Jadi, jika ingin lebih lama memelihara ikan RTC di dalam rumah, Anda bisa membeli baby RTC. Ukurannya lebih kecil dan harganya lebih murah.

Baca juga  Seputar Ikan Guppy Cendolan, Guppy Rijekan yang Populer

Tetapi jika Anda memiliki kolam cukup besar di halaman, Anda bisa membeli yang ukurannya sesuai.

Semakin besar ukuran ikan, semakin cantik warna ekor, dan semakin menarik pola dan bentuk kepala ikan red tail catfish, maka nilai jualnya semakin tinggi.

Tentang Artikel Ini

Yuk, Kunjungi Website Kami Lainnya

Balena ID - balena.id - Photo by Marlon Martinez on Pexels
Balena IDbalena.id – Photo by Marlon Martinez on Pexels

Selamat ya, anda udah berhasil selesai membaca artikel yang kami sajikan di atas. Tentu, perjuangan yang sangat panjang, lama dan melelahkan sekali untuk bisa melahap semua informasi di atas.

Semoga saja, anda bisa mendapatkan informasi yang anda cari, temui, butuh, ingin tahu, investigasi, setelah membaca artikel kami.

Terima kasih karena anda telah mau berkunjung ke website kami ini, dan memberikan kesempatan kepada kami untuk menyajikan dan memberikan informasi yang anda perlukan dari sekian banyak pilihan dari hasil penelusuran Google.

Kami tahu, artikel yang kami buat ini tidak sempurna, masih banyak salahnya dan masih banyak kekurangan nya. Oleh karena itu, kami memerlukan kritik, saran, komentar yang membangun dari para pembaca.

Agar kami bisa meningkatkan kuantitas, kualitas dari artikel – artikel yang kami buat di website – website kami, dan tentu saja bisa selalu improve dari waktu ke waktu. Semua demi kenyamanan para pembaca sekalian.

Saat ini anda telah masuk pada paragraf Yuk, Kunjungi Website Kami Lainnya. Paragraf ini memang kami sengaja buat untuk mempromosikan berbagai website yang masih dalam 1 grup kami, dengan topik dan niche yang berbeda – beda.

Itu semua kami lakukan demi memudahkan masyarakat dalam mencari informasi yang akurat, valid, tepat, nyaman dibaca, sesuai fakta dan informatif.

Selain itu juga sebagai kampanye untuk meningkatkan minat baca masyarakat yang semakin tahun semakin berkurang , apalagi untuk generasi muda zaman sekarang yang memang lebih doyan dan suka konten dalam bentuk video.

Walaupun begitu, tidak semua informasi bisa disajikan dengan mudah dan lengkap seperti di video, misalkan artikel tutorial, tentukan lebih mudah dalam bentuk tulisan.

Kan sulit ya kalo misal kita mengikuti tutorial melalui video, pause-play, pause-play itu yang kadang bikin penulis kesel. Dari situlah, penulis berpikir pasti masih ada saja masyarakat yang membutuhkan informasi dalam bentuk teks dan gambar.

balanar.id - balanar.id - Photo by Matthew Montrone
Balanar IDbalanar.id – Photo by Matthew Montrone

Berikut beberapa website yang masih dalam 1 grup kami

Baca juga  Ikan Belida Albino, Jenis Belida, Harga, dan Cara Merawat

balena.id, balena.id ini adalah website yang kami memang sengaja buat untuk memberikan informasi tentang harga berbagai hal, produk, benda, hewan, tumbuhan, dan lain sebagainya dalam internet.

Hal ini diawali penulis yang kesulitan untuk mencari informasi Harga Kucing Munchkin, padahal penulis pengen banget lho mengadopsi Kucing Munchkin.

Cuman kan, informasi ini tidak semua orang tahu, dan ngerti, serta detail – detail lain nya juga masih rahasia, padahal informasi – informasi itu sangat berkaitan dengan Harga Kucing Munchkin itu.

Dari situ, penulis tergerak untuk membangun website ini untuk membantu orang – orang dalam mencari informasi harga – harga tersebut, tapi yang akurat, valid, benar, dan bisa diterima masyarakat.

Tapi tidak menutup kemungkinan bahwa, website ini akan berubah haluan nya untuk membahas hal lain, tentu saja itu dilakukan setelah melakukan pertimbangan dari berbagai masukan baik dari teman dekat, pacar, maupun orang tua.

Kenapa orang tua juga perlu, ya namanya orang tua juga pengen anaknya nggak kenapa – kenapa, tentu khawatir jika melakukan hal yang melanggar hukum, tentu sedih orang tua kita.

Apalagi semakin hari, semakin tua, dan bisa saja meninggalkan kita kapanpun, dimanapun dan dalam kondisi apapun.

Soalnya kan, ada tuh sekarang Undang Undang Informasi dan Transaksi Elektronik yang membuat orang lebih aware, lebih waspada, tahu batasan, tahu kondisi, tahu konteks, tahu makna dari konten yang di produksi.

Karena, kembali lagi tidak semua orang bisa menerima, walaupun mungkin Negara Indonesia ini Negara Demokratis, ada yang namanya kebebasan berpendapat, bersuara, mengungkapkan ide, gagasan, dan pendapat.

Tapi tetap, yang namanya hidup, ada beberapa hal yang tidak harus diungkapkan apalagi ke media sosial, ke TikTok, ke Instagram, ke Facebook, ke Internet, apalagi menyangkut SARA, tentu sangat berbahaya, menyinggung banyak orang, khawatirnya berujung kehilangan nyawa.

Ya tahu lah, yang namanya manusia tentu berbeda – beda sifatnya. Kita mewanti – wanti saja, Warning ini tentu dijadikan patokan bagi penulis untuk menulis artikel yang tidak menyinggung SARA, takut ah.

Penulis nggak mau melakukannya, lebih baik penulis membuat artikel dengan tema umum saja, lebih tenang daripada diteror terus sama orang.

Semoga dengan adanya tukar pikiran seperti ini, para pembaca juga lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan internet lebih umumnya.

Terus balanar.id, balanar.id ini masih belum diluncurkan oleh penulis, cuman ada sih beberapa ide niche dan topik yang akan ditampilkan dalam website ini.

Cuman penulis, masih belum ada waktu, ditunggu ya, launching websitenya, jangan lupa, stay terus di balena.id

You cannot copy content of this page